Suatu pagi yang cerah, Panjulyang sedang dalam perjalanan ke sekolah berpapasan dengan Pak Lurah di halaman Balai Desa. Pak Lurah pun ingin mengetes kepintaran Panjul yang dikenal sebagai anak pintar. Panjul pun melayani tantangan Pak Lurah dengan senang hati. Lurah : "Njul, tahu nggak bajaj itu remnya di mana?" Panjul: "Di pundak, Pak!" Lurah : "Ngawur Kamu, kok bisa?" Panjul: "Kalo mau berhenti kan nyolek pundak, trus bilang Bang.. stop Bang.." Lurah : "Hahahaha...." #walaah...xixixixi *:))